Contoh Soal Analisis Usia Piutang

11.31 12
Dalam buku besar PT  GUNUNG SELATAN per 31 Desember 2004, akun piutang dagang menunjukan saldo Rp 152.500.000,00dan akun penyisihan kerugian piutang kredit sebesar Rp 1.250.000,00. Menurut catatan saldo piutang dagang tersebut terdiri atas :
Piutang yang belum jatuh tempo sejumlah             Rp 95.000.0000,00
Piutang yang telah lewat jatuhtempoh berjumlah   Rp 57.500.000,00
Daftar piutang yang telah lewat tanggal jatuh tempo,sebagai berikut :



PT GUNUNG SELATAN menetepkan presentase taksiran kerugian piutang sebagai berikut  :
Belum jatuh tempo, 2%
Lewat jatuh tempo 1- 30 hari, 5%
Lewat jatuh tempo 31-60 hari, 10%
Lewat jatuh tempo 61-90 hari, 20%
Lewat jatuh tempo 91-180 hari, 30%
Lewat jatuh tempo 181-365 hari, 50%
Lewat jatuh tempo Diatas 1 tahun , 80%

Berdasarkan data diatas diminta :
1)      Buat dafar analisis usia piutang per 31 Desember 2004
2)      Hitung jumlah taksiran kerugian piutang
3)      Buat jurnal penyesuaian yang diperlukan tanggal 31 Desember 2004

Jawab :
Taksiran
Belum jatuh tempo : Rp 95.000.000 x 2% = Rp 1.900.000,000
1-30hari: Rp 33.000.000 x 5% = Rp 1.650.000,000
31-60 hari : Rp 8.000.000 x 10% = Rp 800.000,00
61-90 hari : Rp 12.500.000 x 20% = Rp 2.500.000,00
91-180 hari : Rp 4.000.000 x 30% = Rp 1.200.000,00
Jumlah taksiran - Penyisihan kerugian piutang
 Rp 8.000.000,00 – Rp 1.250.000,00 = Rp 6.800.000,00

Contoh soal Kerugian Piutang

11.30 1
Saldo akun Piutang dagng PD DWIJAYA tanggal 30 November 2004, Rp 230.400.000,00. Sementara akun penyisihan kerugian piutang menunjukan saldo kredit Rp 2.400.000,00. Ikhtisar transaksi yang terjadi selama bulan desember 2004, antara lain :
1.       Total penjualan kredit, Rp 157.200.000,00
2.       Total penerimaan piutang dari debitor, Rp 177.000.000,00
3.       Total piutang yang dihapuskan, Rp 1.600.000,00
4.       Piutang yang telah dihapuskan pada bulanJuli 2004, diterima kembali pada bulan Desember 2004 sebesar Rp 600.000,00

Tanggal 31 Desember 2004, taksiran kerugian piutang ditetapkan 4% dari saldo piutang.
Diminta :
1.       Hitung saldo piutang PD DWIJAYA pada 31 Desember 2004
2.       Hitung beban penghapusan piutang untuk tahun 2004
3.       Buat jurnak penyesuaian yangd diperlukan pada tanggal 31 Desember 2004

Jawab :












4% xRp 209.600.000,00 = Rp 8.384.000,00 – Rp 1.400.000,00 = Rp 6.984.000,00
Beban  kerugian Piutang               Rp 6.984.000,00
Cadangan Kerugian Piutang         Rp 6.984.000,00

Contoh Soal Taksiran Kerugian Piutang

11.29 0
Taksiran Kerugian Piutang

Metode Saldo Piutang
1.       Tanggal 31 Desember 2004 
       Saldo Piutang                                        Rp. 30.000.000,00
       Saldo Penyusutan kerugian Piutang      Rp.      200.000,00
       Taksiran 3% dari salo piutang
       Taksiran 3% x Rp. 30.000.000,00        = Rp. 900.000,00
       Rp. 90.000.000,00 – Rp. 200.000,00   = Rp. 700.000,00
       Beban kerugian Piutang                          Rp. 700.000,00
                Cadangan Kerugian piutang           Rp. 700.000,00

2.       Penyisihan Kerugian Piutang(D)        Rp.    200.000,00
       Rp. 900.000,00 + Rp. 200.000,00   = Rp. 1.100.000,00
       Beban kerugian piutang                      Rp. 1.100.000,00
       Cadangan kerugian piutang            Rp. 1.100.000,00

Kartu Piutang

11.29 0
Contoh Kartu Piutang

Contoh Bukti Transaksi -> Jurnal -> BB -> BPP (Kartu Piutang)
Contoh Soal
1. Data mutasi piutang suatu perusahaan pada Toko Maju No. Rek 018 bulan september 2004 adalah September

  1, Saldo awal Rp 11.800.000,00
  2, Pengiriman faktur No. 354 seharga Rp. 6.500.000,00
  3, Pembayaran faktur No. 338 sebesar Rp. 5.200.000,00 dengan bukti penerimaan kas No. 932
10, Pengiriman memo kredit No. 014 untuk pengurangan harga faktur No. 354 sebesar Rp.200.000,00
15, Pelunasan faktur No. 338 sebesar Rp. 6.6000.000,00 dengan bukti penerimaan kas No. 994
25, Pengiriman faktur No. 336 seharga Rp. 4.750.000,00

Answer :

Prosedur Pencatatan Piutang Metode Posting Langsung dalam Kartu Piutang

11.28 0
Bagian Penagihan tiap hari membuat total harga faktur dan faktur penjualan tersebut diserahkan secara kolektif beserta rekapitulasinya kepada bagian Piutang lalu bagian piutang mencatatnya kedalam Kartu Piutang . Namun bagian Penjualan hanya mencatat totalnya saja sehingga jurnal penjualan tidak tampak rinciannya.

Dan Inilah Prosedurnya


Setelah adanya transaksi selanjutnya akan dicatat kedalam Katu Piutang dan ini salah satu contoh Kartu Piutang

Proses Penentuan Kredit

11.27 0
1.      Cara Mengidentifikasi Pelanggan
          Identifikasi  pelanggan atau calon pelanggan bertujuan agar penjualan kredit dilakukan kepada pembeli baik tingkat bonafiditnya maupun batas maksimal kredit yang diterimanya sehingga identifikasi pelanggan harus mampu memperoleh data mengenai pelanggan yang dijadikan dasar, dalam arti dapat dipercaya tidaknya (kejujuran) seorang pelanggan dan tingkat kemampuan mengambilan kredit yang diberikan. Data pelanggan yang diperlukan untuk kepentingan untuk kepentingan tersebut antara lain :
      ·         Lamanya menjadi pelanggan perusahaan
      ·         Besarnya kredit maksimal yang pernah diberikan
      ·         Kelancaran pengembalian kredit pada periode-periode yang lalu
      ·         Status kredit yang sedang berjalan
      ·         Kondisi perusahaan pelanggan yang sedang berjlan (data eksteren)

    Order yang diterima dari calon pelanggan, mungkin timbul dari proses pengiriman suatu penawaran harga atas permintaan pihak pembeli, dalam hal demikian identifikasi calon pelanggan dilakukan sebelum pengiriman surat penawaran harga, identifikasi lebih kepada konfirmasi (penegasan) mengenai keberadaan dan status calon pelanggan sesuai dengan harga yang diterima dari calon pelanggan.
     
         Identifikasi calon pelanggan biasanya dialkukan melalui wawancara dengan tujuan memberikan informasi mengenai persyaratan yang ditetapkan perusahaan dan untuk memperoleh data mengenai volume kegiatan usaha calon pelanggan , status kepemilkan perusahaan, dan kemampuan pengembalian kredit. Sementara untuk konfirmasi keberadaan calon pelanggan biasanya dilakkan survey ketempat calon pelanggan.

2.      Analisis Usia Piutang
    Besarnya kredit yang layak diberikan adalah besarnya kredit yang diperkirakan tepat diberikan kepada pelanggan dipandang dari kepentingan pengamana piutang. Analisis kelayakan pemberian kredit merupakan kegiatan pengumpulan dan analisis data yang relevan dengan tingkat kemampuan pengembalian kredit Dn bonafiditas pelanggan yang mengajukan order kepada perusahaan. 

 Data yang dimiliki perusahaan yang dipandang relevan dengan tingkat kemampuan pengembalian kredit dan tingkat bonifiditas pelanggan adalh data mutasi piutang. Dari data mutasi piutang yang dihubungkan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran kredit, piutang pada tiap pelanggan dapat dipisahkan antara piutang yang belum jatuh tempo dengan piutang yang telah lewat jatuh tempo , selanjutnya dapat disusun daftar usia piutang. Dari hasil analisis usia piutang dapat ditentukan tingkat bonifiditas dan status kredit pelanggan.  

Pengelolaan Kartu Piutang

11.26 0
Pengelolaan kartu piutang dilakukan oleh Bagian Kartu Piutang yang berada dibawah Depertemen Akuntansi. Tugas harian bagian ini menctat mutasi piutang untuk setiap debitor . Dari kegiatan tersebut secara periodik harus dapat menghasilkan hal-hal berikut :
  • Surat Pernyataan Piutang untuk dikirimkan ke debitor.Pengiriman surat pernyataan piutang bertujuan untuk konfirmasi piutang kepada debitor, dalam arti untuk penegasan apakah besarnya piutang menurut catatan perusahaan sam dengan besarnya piutang menurut catatan debitor sehingga berfungsi  juga sebagai alat pengawasan.
  • Daftar saldo piutang menurut informasi mengenai saldo piutang pada tiap debitor pada tanggal tertentu. Penyusunan daftar saldo piutang disampingkan bertujuan untuk mengetahui saldo piutang pada tiap debitor, juga diperlukan untuk verifikasi ketelitian pencatatan piutang yaitu dengan pengecekan atas kesamaan total saldo piutang menurut kartu piutang kartu piutang pada tanggal yang sama.
Daftar saldo piutang, memuat informasi mengenai piutang pada tiap  debitor yang dikelompokan berdasarkan usia piutang. Daftar piutang sangat diperlukan untuk menganalisis bonafiditas tiap debitor sehingga status kredit masing-masing dapat diketahui.
Pengelolaan Kartu piutang terdiri dari :
- Pencatatan mutasi piutang dalam kartu piutang
- Surat pernyataan piutang
   a. Pernyataan saldo akhir bulan
   b. Pernyataan satuan
   c. Pernyataan saldo berjalan dengan rekening konvensional
- Pembuatan daftar saldo piutang
- Pembuatan daftar analisis usia piutang